Tempat Wisata di Payakumbuh

Tulisan ini merupakan catatan lengkap daftar Tempat Wisata di Payakumbuh. Pusat Kota Payakumbuh dibangun pemerintah penjajah Belanda sejak jaman perang Padri, lalu berkembang menjadi kawasan gudang penyimpanan kopi dan salah satu daerah administrasi distrik pemerintahan kolonial Hindia-Belanda. Di tengah Kota Payakumbuh yang berpenduduk lebih dari 100 ribu jiwa itu mengalir sungai Batang Agam.

Tulisan Tempat Wisata di Payakumbuh dan peta wisata Payakumbuh ini akan diperbarui ketika informasi yang lebih baru telah diperoleh, dan data GPS telah didapat.

Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan wisata Indonesia dengan menulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi di sini.

Tempat Wisata di Payakumbuh

Ngalau Indah
Merupakan gua di lereng Bukit Simarajo, Kota Payakumbuh, dengan kontur unik.

Jembatan Ibuh dan Tugu Ratapan Ibu
Di sini pernah terjadi pembantaian rakyat Payakumbuh oleh Belanda, dan setelah dibunuh mereka kemudian dilemparkan ke Sungai Batang Agam dari jembatan ini.

Makam Keramat Tanjung Lilin
Kenagarian Taeh Baruah, 8 km dari kota. Ada yang percaya sebagai makam Syech Yusuf, ada pula yang percaya sebagai makam Syech Abdurrahman, pengikut Tuanku Imam Bonjol.

Masjid Tuo Koto Nan Ampek
Balai Nan Duo Koto nan Ampek, 2 km dari pusat kota, yang dibangun pada jaman Belanda, dibuat dari papan dan batang pohon kelapa dan telah berumur 100 tahun.

Ngalau Sampik
Dengan kawasan hutan lindung yang letaknya berdampingan dengan lokasi wisata Ngalau Indah, di dekat Jalan Raya lintas Padang – Pekanbaru, Payakumbuh.

Pacu Itiak
Berupa perlombaan itik berusia antara 4-6 bulan yang dilakukan di udara dengan jarak terbang 800 m, 1600 m, dan 2000 m.

Pacu Jawi (Sapi)
Di persawahan Tanjung Anau, Payobasung, Payakumbuh, setelah musim panen, dimana 5 – 10 pasang sapi yang masing-masing diikat pada sebuah bajak dengan joki.

Pacu Kudo (Kuda)
Dengan jarak perlombaan 800, 1200, 1400 dan 1600 meter, yang biasanya diselenggarakan setahun sekali.

Panorama Ampangan
Di perbukitan Kenagaraian Aur Kuning, Kelurahan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, dengan suasana alam perkampungan dan sawah ladang yang hijau dan luas.

Puncak Simarajo
Berupa hutan lindung yang terletak di dekat kawasan wisata hutan lindung Ngalau Indah.

Randai
Merupakan teater rakyat anak nagari Minangkabau yang mirip lenong Betawi. Satu kelompok Randai biasanya berjumlah 14 – 25 orang yang membawakan cerita rakyat.

Tugu Pejuang Bukit SiBaluik
Tengara perjuangan rakyat dalam perang kemerdekaan yang letaknya berada di Jl.Sukarno Hatta, dan masih berada di dalam kawasan wisata Ngalau Indah.



Share on Facebook ~ Tweet ~ Print This! ~ Share via Email