aroengbinang
pantai burung mandi

Museum Layang-layang Jakarta

Museum Layang-layang Indonesia merupakan sebuah museum yang dikelola swasta yang menyimpan koleksi layang-layang dari berbagai daerah di tanah air. Museum Layang-layang Indonesia ini lokasinya berada di Jl H. Kamang No.38, Pondok Labu, Jakarta Selatan, yang bisa diakses melalui Jalan Fatmawati.

Tidak begitu mudah untuk sampai ke museum ini saat pertama kali saya datang ke sana, namun itu lebih karena saya memang tidak begitu mengenal jalan-jalan di daerah Jalan Fatmawati.

Ketika berkunjung ke Museum Layang-layang beberapa tahun lalu, bangunan utama museum ini relatif kecil, dengan beberapa bangunan lain di sekitarnya yang dipergunakan untuk berbagai kegiatan, diantaranya kegiatan kreatif untuk anak-anak yang diselenggarakan oleh museum.

Sayang sekali bahwa saat itu saya tidak diperbolehkan untuk memotret koleksi layang-layangnya. Petugas yang menemani saya mengatakan bahwa saya perlu membuat proposal terlebih dahulu dan mengajukannya kepada pengelola untuk mendapat ijin memotret. Merepotkan dan ada rasa kecewa juga lantaran sudah jauh-jauh menyempatkan untuk datang ke sana. Karenanya hanya beberapa foto yang bisa saya ambil dari luar gedung utama.

Museum Layang-layang
Bangunan utama Museum Layang-layang yang berbentuk Joglo.

Museum Layang-layang
Sebuah koleksi layang-layang berbentuk kereta kuda yang dipajang di luar ruangan Museum Layang-layang.

Museum Layang-layang
Bangunan Museum Layang-layang dilihat dari samping dengan sebuah musholla di pojok lokasi.

Museum Layang-Layang Indonesia

Jl H. Kamang No.38,
Pondok Labu, Jakarta Selatan,12450
Telp. 021-765 8075, 021-7590 4863
Fax: 021 – 7590.4863
Situsweb: museumlayanganindonesia.com
GPS: -6.3080233, 106.790857

Jam Buka: 09.00 – 16.00 WIB. Hari libur nasional tutup.
Tiket masuk: Rp.10.000

Akses:
Naik bus jurusan Lebak Bulus yang lewat Jalan Raya Fatmawati, turun di Jl Haji Kamang (sekitar 50 meter setelah SDN 01 & 05 Pondok Labu jika dari Utara, atau 50 meter sebelumnya jika dari Selatan). Lanjut naik ojek atau jalan kaki sekitar 375 m.

Dengan kendaraan pribadi, arahkan mobil ke Rumah Sakit Fatmawati di Jalan Raya Fatmawati, lanjutkan ke Selatan sejauh 1,5 km ada jalan ke kanan 50 meter setelah SDN 01 & 05 Pondok Labu, belok kanan ke Jl Haji Kamang. Lanjut 375 m, Museum Layang-layang ada di kanan jalan.

Terkait Museum Layang-layang
Tempat Wisata di Jakarta | Peta Wisata Jakarta | Hotel di Jakarta Selatan





Baca juga:
» Museum Fatahillah Jakarta
» Museum Perumusan Naskah Proklamasi



12 Jejak untuk “Museum Layang-layang Jakarta”

  1. Ferry says:

    sdh mahal msuk’y+no camera jd malez..klo skrg gimana mas?..oy hrs ijin sgala kaya hutan bakau diPIK

  2. husin abdul says:

    sebenarnya mengenai tiket masuknya tidak jadi masalah, tapi kalau harus bikin proposal segala … saya jadi berfikir dua kali.

    • aroengbinang says:

      Tempat seperti ini memang tidak saya rekomendasikan bagi pejalan yang tujuan utamanya adalah memotret tempat yang dikunjungi.

      Bagi pengelola tempat-tempat wisata, Anda kehilangan publisitas gratis (bahkan bisa membuat publisitas negatif) dengan melarang pejalan untuk memotret, atau merepotkan mereka dengan keharusan meminta ijin terlebih dahulu.

  3. anita Y says:

    Saya barusan telpon ke museum layang2, dan menurut mereka, boleh2 saja kok motret, yang harus ijin itu, kalo motretnya untuk komersil, seperti prewedding, photo iklan, atau photo2 yg lain, kalo cuma buat pribadi, photo2 bareng anak kita, sepertinya ok2 aja tuh

  4. Yosua says:

    Ada yang tau ga sebutan untuk kerangka layang-layang itu apa??

Tinggalkan Jejakmu